Militer Amerika Serikat dan Korea Selatan sepakat mengakhiri Ulchi Freedom Shield pada 21 Agustus 2026, bukan 27 Agustus seperti rencana awal. Keputusan itu diumumkan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan Pentagon mengurangi latihan tahunan tersebut. Sebagian latihan lapangan diperkecil, sedangkan sejumlah kegiatan dibatalkan atau dialihkan menjadi simulasi. Jumlah personel setelah perubahan belum diumumkan.
Perintah Trump datang pada 16 Agustus, beberapa jam sebelum latihan dimulai. Rencana awal mencakup 11 hari kegiatan dengan sekitar 18.000 personel Korea Selatan. Pemendekan jadwal memastikan perintah itu memengaruhi pelaksanaan, bukan sekadar pernyataan politik. Informasi terbuka belum cukup untuk mengukur dampaknya terhadap kesiapan pertahanan gabungan.
Trump mengaitkan latihan dengan Kim Jong Un dan perang Iran
Trump mengatakan telah menginstruksikan Pete Hegseth untuk mengurangi latihan karena pembatalan sudah terlambat. Ia menilai latihan itu mahal dan mengirimkan sinyal bermusuhan kepada Korea Utara. Trump juga menyebut hubungannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebagai pertimbangan. Alasan tersebut adalah penilaian Trump, bukan posisi bersama Washington dan Seoul.
Trump mengatakan ia meminta Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung bergabung dalam upaya Amerika Serikat yang ia sebut “denuklirisasi Iran”. Menurut Trump, Lee menolak permintaan itu. Pemerintah Korea Selatan belum mengonfirmasi isi percakapan tersebut ketika artikel ini disusun. Klaim mengenai permintaan Iran karena itu tetap berasal dari satu pihak.
Rencana 11 hari berubah menjadi latihan hingga 21 Agustus
Dalam pengarahan bersama pada 10 Agustus, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan dan Pasukan Amerika Serikat di Korea menetapkan latihan pada 17–27 Agustus. Kedua militer menyebut UFS sebagai latihan tahunan yang bersifat defensif. Sekitar 18.000 personel Korea Selatan dijadwalkan ikut, dengan skala yang disebut serupa dengan tahun sebelumnya. Skenarionya mencakup operasi lintas matra, serangan pesawat nirawak, gangguan GPS, dan serangan siber.
Militer Korea Selatan kemudian menyatakan latihan akan selesai pada 21 Agustus atas permintaan Amerika Serikat dan sebagian kegiatan lapangan diperkecil. Pentagon mengatakan beberapa kegiatan dibatalkan atau diubah menjadi simulasi. Pentagon juga menyatakan sasaran utama latihan dan kesiapan militernya tetap terjaga. Pernyataan itu tidak memuat daftar lengkap kegiatan yang berubah atau jumlah peserta akhir.
Pyongyang tetap menolak latihan yang sudah dipangkas
Kim Yo Jong, saudara perempuan Kim Jong Un, menyatakan durasi dan skala yang lebih kecil tidak mengubah penilaian Pyongyang bahwa latihan itu provokatif dan agresif. Ia juga mengatakan Korea Utara tidak berminat menanggapi pengurangan tersebut. Pada saat yang sama, Kim menyebut hubungan pribadi kakaknya dengan Trump masih baik. Sikap itu tidak menunjukkan bahwa pemangkasan latihan langsung membuka kembali perundingan.
Trump bertemu Kim Jong Un tiga kali pada masa jabatan pertamanya, dengan pertemuan terakhir berlangsung pada 2019. Diplomasi keduanya kemudian terhenti karena perselisihan mengenai pelucutan nuklir Korea Utara dan keringanan sanksi. Trump juga pernah mengumumkan penghentian latihan besar setelah pertemuannya dengan Kim pada 2018. Riwayat tersebut memberi konteks bagi keputusannya, tetapi tidak membuktikan adanya kesepakatan baru.
Dampak terhadap aliansi dan Indonesia belum terukur
Militer kedua negara hanya mengumumkan perubahan durasi dan sebagian kegiatan UFS. Kami belum menemukan pengumuman tentang perubahan jangka panjang pada penempatan pasukan Amerika Serikat di Korea Selatan. Pemangkasan satu latihan karena itu belum membuktikan perubahan pada seluruh komitmen pertahanan. Dampak operasionalnya perlu dibedakan dari perdebatan politik mengenai hubungan Trump dengan Kim.
Sampai artikel ini disusun, kami belum menemukan dokumen resmi dari lembaga di Indonesia yang menilai dampak pengurangan UFS bagi keamanan kawasan. Tidak ada angka pembanding Indonesia untuk mengukur perubahan kesiapan di Semenanjung Korea. Penilaian mengenai dampak langsung bagi Indonesia karena itu belum tersedia dari sumber pemerintah Indonesia.
Sumber dan rujukan
- '26년 UFS연습 한미 공동브리핑(Republic of Korea Policy Briefing)
- Trump orders Pentagon to scale back joint exercises with South Korea(Associated Press)
- North Korea shrugs off Trump’s scaled-back drills with South Korea, saying it changes nothing(Associated Press)