Ratusan pesawat nirawak menyerang wilayah Rusia pada 16 Agustus 2026. Pejabat Rusia melaporkan sedikitnya enam orang tewas dalam salah satu serangan udara terbesar Ukraina selama perang. Sasaran tersebar dari kawasan Moskwa hingga wilayah Rostov di barat daya Rusia. Pada hari yang sama, serangan Rusia menewaskan lima orang di Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim 822 pesawat nirawak dihancurkan, sedangkan Wali Kota Moskwa Sergei Sobyanin menyebut sekitar 600 unit menuju ibu kota. Menurut Sobyanin, sepertiga di antaranya ditembak jatuh di wilayah Moskwa. Angka itu berasal dari pejabat Rusia dan belum diverifikasi secara independen. Laporan AP tidak memuat angka peluncuran dari pihak Ukraina.
Kombinat Kamensky menjadi sasaran Ukraina
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyatakan pasukannya mengenai Kombinat Kamensky di Kamensk-Shakhtinsky, wilayah Rostov, pada malam 16 Agustus. Pihak Ukraina melaporkan kebakaran di area pabrik. Dampak serangan masih diperiksa. Pernyataan resmi itu memperbarui laporan awal yang belum memuat konfirmasi Ukraina.
Menurut Staf Umum Ukraina, pabrik itu menghasilkan bahan bakar roket padat untuk sistem peluncur roket ganda Uragan, Smerch, dan Tornado-S. Keterangan yang sama menyebut produknya dipakai pada sejumlah sistem rudal dan persenjataan udara. Staf Umum Ukraina juga mengaitkan produksi pabrik dengan kebutuhan angkatan bersenjata Rusia. Belum ada penilaian independen mengenai kerusakan produksi atau lamanya gangguan operasi.
Rostov mencatat lima korban tewas
Gubernur Rostov Yury Slyusar mengatakan lebih dari 150 pesawat nirawak menyerang tiga kota dan menewaskan lima orang. Serangan merusak rumah, sebuah stasiun kereta, dan memicu kebakaran hutan. AP tidak merinci pembagian korban di ketiga kota tersebut. Angka lima itu bukan laporan khusus mengenai kompleks pabrik.
Di wilayah Moskwa, seorang pria berusia 83 tahun tewas setelah pesawat nirawak menghantam rumahnya. Serangan lain memicu kebakaran di gudang Wildberries di Podolsk. Pejabat setempat menjadi sumber kedua informasi tersebut. AP tidak melaporkan korban jiwa di gudang itu.
Serangan Rusia menewaskan lima orang di Ukraina
Serangan rudal Rusia menewaskan dua orang dan melukai 14 lainnya di Kryvyi Rih. ArcelorMittal mengonfirmasi salah satu fasilitasnya terkena serangan dan sebagian operasi dihentikan. Serangan Rusia juga menewaskan satu orang di Sumy dan dua orang di Zaporizhzhia. Kebakaran di Kyiv melukai enam orang dan merusak pasar buku dekat stasiun metro Pochaina.
Klaim pencegatan dan kerusakan belum pasti
Klaim tentang 822 pesawat nirawak yang dihancurkan berasal dari Kementerian Pertahanan Rusia dan belum melalui verifikasi independen. Staf Umum Ukraina belum menyebut jenis senjata yang digunakan terhadap Kombinat Kamensky. Belum ada bukti terbuka yang cukup untuk mengukur kerusakan jalur produksi. Dampak operasional pabrik masih belum diketahui.
Sampai artikel ini disusun, kami belum menemukan keterangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow. Kementerian Luar Negeri juga belum memuat informasi mengenai warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak. Ketiadaan keterangan bukan bukti bahwa tidak ada WNI di lokasi serangan. Data korban masih mungkin berubah ketika otoritas menyelesaikan identifikasi. Laporan ini memisahkan korban di Rusia dan Ukraina untuk menghindari jumlah gabungan yang menyesatkan.
Sumber dan rujukan
- Ukraine launches one of its largest aerial attacks of the war, killing at least 6 people in Russia(Associated Press)
- Уражено підприємство «Комбинат Каменский» та підтверджено інші результати(Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina)